Jumat, 21 Juni 2013

Monumen dan Patung Kolosal

Pulau Bali Monumen dan Patung-patung berukuran raksasa menghias dibeberapa ruas jalan di sekitar pulau Bali. Monumen yang menjadi sejarah perjuangan rakyat Bali itu berada di kota Depasar tepat di depan kantor Gubernuran. Monumen yang diberi nama lengkap Monumen Bajra Sandhi atau juga Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Kata Bajra Sandhi itu sendiri merupakan nama dari museum yang ada didalam monumen itu sendiri. Monumen ini ditujukan kepada para pahlawan rakyat Bali melawan penjajah pada waktu itu. Monumen yang didesain sekaligus sebagai museum perjuangan rakyat Bali itu,  dibangun di kawasan Lapangan Renon, dimana tempat ini menjadi sejarah terjadi perang Puputan artinya pertempuran kemerdekaan habis-habisan antara rakyat Bali melawan pasukan penjajah. Monumen ini ide awalnya adalah dari DR. Ida bagus Mantra saai itu Gubernur Bali, melalui sayembara merancang desain monumen dan sebagai pemenangnya adalah Ida Bagus Yadnya mahasiswa dari jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana tahun 1981. Pembangunan Monumen dan Museum ini memakan waktu kurang lebih hampir 13 tahun lamanya Dan diresmikan oleh Presiden RI Waktu itu adalah Ibu Megawati Soekarno Putri pada bulan mei 2003. Di dalam Monumen ini terdapat ruangan dan digunakan untuk museum perjuangan rakyat Bali. Di dalam museum ini terdapat 17 diorama yang berisikan perjuangan rakyat Bali ketika menjadi Kerajaan Bali sampai perang kemerdekaan. Ada salah satu diorama pahlawan Bali I Gusti Ngurah Rai bersama rakyat Bali bertempur melawan penjajah di pelabuhan Buleleng hingga perang Puputan margarana. Dimonumen tersebut juga ada menara dan bisa dinaiki sampai ke puncaknya hingga kita bisa melihat kota Denpasar dan sekitarnya seperti dari udara. Selain itu di beberapa kota disekitar Pulau bali ada beberapa patung berukuran raksasa tinggi dan besar menghiasi kota terdapat di beberapa sudut dan perempatan diantaranya patung Dewa Ruci yang terletak di kawasan simpang siur sekitar Mall Galeria Bali. Patung ini berdiri megah diantara jalan-jalan disekitarnya. Patung Satria Gatotkaca yang berada di tengah-tengah simpang tiga, sebelah timur laut Bandara International Nurah Rai dimana patung ini mengambil cerita mahabarata. Kemudian ada Patung Singa Ambara Raja, patung ini beruapa seekor singa yang bersayap dimana salah satu kakinya memegang jagung gembal. Patung ini telah menjadi simbol kota Singaraja, dan terletak di halaman Kantor Bupati Buleleng. Sebuah Monumen yang dipersembahkab korban BOM Bali adalah Gorund Zero Legian. Di Monumen ini tercatat nama-nama para korban serangan Bom Bali. Pada arah jalan Gajah Mada melewati melewati lapangan puputan Badung akan nampak sebuah Patung Catur Muka berada itengah taman yang indah. Patung ini memang mempunyai empat muka yang berbeda secara melingkar dengan posisi seperti arah mata angin. Sebuah patung yang paling populer adalah Patung Garuda Wisnu Kencana atau disingkat dengan GWK. Patung ini berada dalam suatu komplek di bukit jimbaran. Ukuran patung ini besar sekali yaitu menggabarkan Dewa Winu dengan ukuran 140 meter yang dapat dilihat dari kejuahan hingga mencapai lebih kurang 20 km. Sedangkan patung satunya lagi adalah Garuda yang menjadi kendaraan Dewa Wisnu, dimana perwujudannya juga dibuat dengan ukuran besar sekali. Kita bisa membayangkan, bahwa patung sebesar itu kok proporsinya pas sehingga enak dipandang mata seperti nyata, itulah kehebatan seniman-seniman Bali yang bisa mewujudkan patung sebesar itu.
















* Monumen Perjuangan Rakyat Bali merupakan upaya untuk menghargai jerih payah para pahlawan Bali dalam berjuang melawan penjajah dan sekalgus sebagai museum perjuangan yang bermafaat sebagai sarana pembelajaran untuk generasi muda. Beberapa patung yang ada di sekitar kota Pulau Bali merupakan penyajian terbaik para warganya dalam menarik para wisatawan baik secara nasional  maupun manca negara untuk
bertamasya ke pulau Dewata itu *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar