Jumat, 21 Juni 2013

Pakaian Adat Bali

Pakaian adat Bali mempunyai keragaman jenis dan ornamen yang menyertainya. Masing-masing wilayah di pilau ini mempunyai ciri khas menyangkut simbo dan ornamennya masing-masing. Keanekaragaman tersebut dapat ditinjau dari aspek kegiatan atau sarana peribadatan, jenis kelamin serta umur para pemakainya. Status sosial dan ekonomi dalam masyakat Bali terlihat dari corak busana dan ornamen perhiasan yang telah dipakainya. Secara umum karakteristik pakian di bali dapat dikenali berdasarkan jenis kelamin penggunanya diantaranya untuk pakian putra gaya Bali memakai diantaranya adalah udeng sebagai ikat kepala, kain kampuh, umpal sebagai selendang pengikat, sabuk sebagai pengikat, senjata keris serta ornamen-ornamen pendukung lainnya. Sedangkan pakaian putri gya Bali memakai Gelung atau sanggul yang dipakai di kepala bagian belakang, sesenteng atau kembenkain songket, kain wastra, sabuk prada sebagai pembelit pinggul dan dada, selendang songket bahu ke bagian bawah, kain tapih atau sinjang yang di taruh sebelah dalam serta ornamen-ornamen pendukung lainnya. Keragaman ini dipakai menyesuiakan kegiatan yang akan diselenggarakan. masing-masing penyelengraan mempunyai cirinya tersendiri.










* Keragaman pakian adat Bali disesuaikan dengan keperluan kegiatan dan dapat mencerminkan dari identitas warganya. Pakaian yang tidak selalu ketinggalan adalah udeng atau ikat kepala yang digunakan oleh sese orang serta ornamen-ornamen khas Bali sebagai pertanda khusus yang bisa dibedakan dengan pakaian adat dari daerah lain *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar